×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

dulmyid - Informasi Terkini

Iklan

Candil Kuya

Tag Terpopuler

Labuan Bajo, Tempat Terindah di Nusa Tenggara Timur

Sabtu, 09 Januari 2021 | Januari 09, 2021 WIB


LABUAN BAJO-LIDATIMOR.COM
Keindahan Labuan Bajo, Flores, Nusa Tenggara Timur selalu memiliki pemandangan sekitarnya yang menakjubkan. Rasanya selalu kembali ke tempat wisata ini.

Nusa Tenggara Timur memang banyak menawarkan destinasi wisata menarik. Selain Labuan Bajo, juga ada Taman Penangkaran Komodo, Pulau Rinca, Danau Kelimutu, serta Pantai Pink yang banyak untuk snorkling, diving dan juga destinasi wisata lainnya

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengungkapkan kawasan Destinasi Super Prioritas (DSP) Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, diproyeksikan sebagai destinasi pariwisata berbasis alam dan budaya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo sebagai salah satu dari lima wilayah DSP di Indonesia. Dalam acara makan malam dan bincang santai dengan pelaku industri pariwisata Labuan Bajo di Inaya Bay Komodo Hotel Labuan Bajo, Sandiaga mengatakan pengembangan wisata berbasis alam, budaya, dan religi ini diusulkan oleh perwakilan dari Keuskupan Ruteng. 

"Tadi Bapak Uskup Ruteng menitipkan pengembangan wisata budaya dan religi, karena di sini ternyata ada beberapa situs yang menjadi bagian dari jelajah alam wisata edukasi sehingga pengembangannya ke depan akan dikerjasamakan tentunya dengan Keuskupan Ruteng," kata Sandiaga.

Pengembangan pariwisata di NTT, khususnya di Labuan Bajo seiring dengan pengembangan pariwisata berbasis alam dan budaya setempat.

"Jadi wisata olahraga, wisata berbasis alam terbuka dan budaya hingga wisata edukasi ini menjadi salah satu yang kita siapkan agar Labuan Bajo menjadi destinasi kelas dunia. Dan karena tahun depan akan ada KTT G-20 dan tahun berikutnya ada Asean Summit kita harus isi dengan calendar of events sehingga Labuan Bajo akan jauh lebih siap," ungkap Sandiaga.

Selain itu, Sandiaga mengungkapkan pihaknya akan mengajak masyarakat Labuan Bajo untuk ikut serta mengembangkan dan mempersiapkan berbagai potensi wisata yang ada di kota yang terletak di Kabupaten Manggarai Barat itu. Ia juga mengimbau agar para pelaku wisata dan ekonomi kreatif serta warga masyarakat di Labuan Bajo untuk mematuhi protokol kesehatan K4 (Kebersihan, Kesehatan, Keamanan, dan Kelestarian Lingkungan) atau CHSE (_Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability_).

Ia menekankan pada satu tahun ke depan untuk dapat menyelesaikan beberapa pekerjaan rumah dari segi kesiapan infrastruktur, interkoneksi, produk-produk wisata, calendar of events, dan dukungan pada kegiatan masyarakat agar pariwisata dan ekonomi kreatif ini lebih inklusif, lebih melibatkan masyarakat, berkelanjutan, dan berkeadilan.

Dalam kesempatan itu, Sandiaga juga menyerahkan sertifikat CHSE kepada empat hotel di Labuan Bajo. Keempatnya adalah Inaya Bay Komodo Hotel, Ayana Komodo Resort, The Jayakarta Suites Komodo, dan Plataran Komodo Resort and Spa. Terkait sertifikasi CHSE, Sandiaga menuturkan pihaknya akan memperluas cakupan bagi para pelaku wisata dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo, terutama bagi pelaku restoran.

"Kita ingin lebih banyak restoran (yang mendapat sertifikasi CHSE) tadi ada restoran yang kita datangi sudah sangat ingin mengikuti program tapi belum tersentuh, maka tahun ini kita akan jadwalkan untuk program sertifikasi CHSE. Karena ini destinasi unggulan, kita ingin paling tidak 70 persen dari pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di sini bisa tersentuh program CHSE," ucap Sandiaga.

Reporter : Nurmala
Editor : Martin Uung

×
Berita Terbaru Update
CLOSE ADS
CLOSE ADS