×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

dulmyid - Informasi Terkini

Iklan

Candil Kuya

Tag Terpopuler

Sang Juara Yang Berani

Jumat, 05 Februari 2021 | Februari 05, 2021 WIB


Menggugah dan membangunkan yang tertidur pulas. Saat bapak Orient Riwu Kore kembali ke dalam rahim dan pangkuan ibu Pertiwi.
 
Ia, mungkin telah memperhitungkan dampaknya, apa yang harus diperbuat untuk Sabu yang sekian lama mungkin dilupakan oleh sebagian orang. Kini telah menjadi perhatian, bukan? Semua memperbincangkan beliau sebagai sosok yang mungkin sangat kontroversial dengan status kewarganegaraannya tersebut.
 
Tapi beliau optimis dan yakin, Sabu Raijua sangat membutuhkannya. Bahkan dengan ujian ini yang kini banyak diperbincangkan, mungkin dareah Sabu bukan levelnya lagi. Tapi perlu digaris bawahi, karena dengan kerendahan hati, dirinya merelakannya diri, melepas segala ego, "HARUS PULANG BANGUN SABU RAIJUA UNTUK MEMBANTU BASODARA DI SANA".
 
Selain dirinya yang kini banyak diperbincangkan seluruh kalangan, penulis sangat yakin ada harapan besar dalam pikiran dan hati sang juara, bahwa semoga bukan saja dirinya yang diperbincangkan namun daerah yang kian lama tertinggal, bisa diperhatikan baik lewat sumbangan ide atau gagasan cerdas oleh mereka yang kini perbincangannya.
 
Sekarang kita telah mengetahui bahwa posisi daerah sabu di mana, bukan! Perlu dilihat secara mendalam dan lebih jauh lagi, tentang kehidupan, kemajuan, serta sumber daya alam di daerah yang terkenal dengan pulau sejuta lontar tersebut.
 
Dan lebih lanjut, sebelum sang juara pergi merantau ke Amerika, lewati Samudra dan benua. Sang juara sebelumnya telah melewati lautan Sabu yang begitu dalam, luas dan cukup ganas untuk memperkuat jati dirinya sebagai seorang anak Sabu Raijua asli.
 
Berbagai tantangan telah dilewati di Amerika, dirinya memutuskan kembali untuk Sabu Raijua yang dulu telah membangun pondasi dasar dirinya berbagi ilmu lewat pengabdian awal melalui sebuah yayasan "IE RAI". Keterpanggilan jiwa dan rasa kepedulian tersebutlah dirinya kembali agar tak di cap "Kacang Lupa Kulit"
 
Mari bersama, kita satukan tekad Sabu Raijua harus bangkit dari keterpurukannya.

Mari kita belajar.

  

Penulis : Nathan Gha

×
Berita Terbaru Update
CLOSE ADS
CLOSE ADS